Mengenal Jenis Kayu Terbaik Untuk Furniture Jepara

Kayu Ebony

Mengenal Jenis Kayu Terbaik – Sebagai negara yang ada di daerah tropis, tidaklah aneh Indonesia mempunyai sekitaran empat ribu jenis pohon yang mempunyai potensi untuk dipakai sebagai kayu bangunan. Namun, sampai sekarang ini cuman sekitaran 400 jenis pohon yang mempunyai nilai ekonomis tinggi dan cuman 260 jenis kayu yang bisa diperjualbelikan, terhitung untuk kepentingan furniture.

Secara ilmiah, kayu sebagai sisi batang atau cabang dan ranting tumbuhan yang mengeras karena alami lignifikasi (pengayuan). Pemicu terciptanya kayu yaitu karena penumpukan selulosa dan lignin pada dinding sel beragam jaringan di tangkai.

Mengenal Jenis Jenis Kayu Untuk Furniture

Karena bermacamnya jenis kayu yang berada di dunia, karena itu untuk membahas beragam faktor berkenaan kategorisasi kayu dan karakter-sifat kimia, fisika dan mekanika kayu dalam beragam keadaan, dibuatlah satu disiplin pengetahuan tertentu mengenai pengetahuan perkayuan (wood science). Tetapi pada umumnya, berikut sejumlah poin utama mengenai karakter kayu yang penting kita kenali:

  1. Tiap jenis kayu mempunyai tiga elemen khusus, yaitu selulosa, hemiselulosa dan lignin. Kombinasi ke-3 nya disebutkan lignoselulosa.
  2. Selainnya lignoselulosa, beberapa jenis kayu memiliki kandungan senyawa ekstraktif, dapat berbentuk asam lemak, resin, lilin dan terkesima di mana senyawa ini mempunyai faedah membuat perlindungan tangkai kayu dari hama, seperti rayap.
  3. Biasanya kayu terhitung tumbuhan berkeping biji dua atau dikotil.
  4. Berdasar kerapatan (densitas), ada dua jenis kayu, yaitu kayu keras (kerapatannya tinggi) dan kayu lunak (kerapatannya rendah). Kayu yang baik untuk kepentingan furniture yaitu kayu keras.
  5. Kayu memiliki kandungan air, yang diletakkan dalam dinding sel, protoplasma dan ruangan kosong antara sel. Kandungan air ini memengaruhi karakter fisik kayu seperti kemampuan ambil dan kemampuan pencet.

Dari beberapa ribu jenis kayu yang berada di dunia, salah satunya mempunyai keunggulan lebih dari yang lain bila dipakai untuk membuat suatu almari, kursi, tempat tidur atau perobot rumah tangga yang lain. Nach, apa saja kayu itu, berikut pembahasan selengkapnya.

1. Kayu Jati

kayu jati, Mengenal Jenis Kayu Terbaik Untuk Furniture Jepara

Siapakah yang tidak mengenali pohon jati! Di tanah air, pohon ini dikenali sebagai pemroduksi kayu berkualitas tinggi. Pohonnya besar, berbatang lempeng dan bisa tumbuh meraksasa sampai capai 30 sampai 45 mtr. berdiameter capai 1,8 – 2,4 mtr..

Jati dikenali dunia bernama teak (Inggris), dan dengan bahasa India selatan mengatakan thekku. Tetapi secara ilmiah, jati namanya Tectona grandis L.f. Menurut beberapa pakar botani, jati sebagai spesies pohon asli dari Burma (Myanmar).

Walau bagaimanapun, jati menebar luas ke semenanjung India, Thailand, Laos, Kamboja, Filipina dan Jawa. Sekitaran 70% keperluan jati dunia di saat ini disuplai oleh Burma. Untuk penuhi keperluan yang makin bertambah, jati mulai diperbudidayakan di Afrika dan Karibia.

Jati sebagai jenis kayu kelas satu karena kemampuan, keawetan dan keelokannya. Secara tehnis, kayu jati mempunyai kelas kemampuan II dan kelas keawetan I-II. Kayu ini juga tahan pada gempuran rayap.

Walau keras dan kuat, kayu jati gampang dipotong dan ditangani hingga dicintai untuk memuat furniture jepara, seperti kursi, meja, pintu, dan ukiran. Kayu jati memiliki kandungan seperti minyak dan pengendapan dalam beberapa sel kayunya, hingga bisa tahan lama dipakai pada tempat terbuka tanpa divernis sekalinya.

2. Kayu Ulin

Kayu Ulin

Ulin atau bulian sebagai jenis kayu terbaik yang sudah dikenali akan kemampuan dan keawetannya pada air dan rayap, sehigga kerap disebutkan kayu besi. Ulin sebagai salah satunya kayu premium asli Indonesia, tumbuh subur di Kalimantan, Sumatera sisi timur dan beberapa sulawesi.

Secara morfologi, ulin bisa tumbuh sampai capai 50 mtr. berdiameter capai 2 mtr.. Pohon ini bisa tumbuh pada daratan rendah sampai ketinggian 400 mtr. di permukaan laut. Berdasar manfaat dan warna tangkai, ada empat jenis variates ulin:

  • Ulin Tando, warna tangkai coklat kemerahan
  • Ulin Lilin, tangkai coklat gelap
  • Ulin Tembaga, warna tangkai kekuningan
  • Ulin Kapur, warna tangkai coklat muda

Dari ke-4 ulin di atas, ulin tando, lilin dan tembaga sangat baik dipakai untuk fondasi bangunan dan lantai, dan ulin kapur ialah hanya satu jenis ulin yang gampang dibelah hingga pas untuk bahan baku atap sirap.

Ulin benar-benar kuat dan tahan lama, dengan kelas kemampuan dan kelas keawetan no I. Jenis kayu ini memiliki berat jenis 1,04 hingga bisa terbenam di di air. Kayu ini dikenali akan ketahanannya pada kelembapan dan temperatur dan tahan pada air laut. Kayu ini sulit dipaku dan digergaji tetapi gampang untuk dibelah.

Karena benar-benar kuat dan tahan lama, ulin sering dipakai untuk beragam kepentingan, seperti fondasi bangunan di di air dan tempat basah, atap rumah, kusen dan pintu. Lebih jauh kayu ulin dapat digunakan sebagai bahan konstruksi jembatan, tiang listrik dan galangan kapal.

3. Kayu Merbau

Kayu Merbau

Merbau atau ipil sebagai salah satunya jenis kayu keras berkualitas tinggi yang banyak tumbuh di daerah Maluku dan Papua barat. Orang luar menyebutkan merbau sebagai mirabow, moluccan ironwood dan malacca teak. Seperti kayu ulin, karena struktur kayunya keras, Merbau kerap disebutkan kayu besi dari Maluku.

Pohon yang mempunyai nama latin Intsia bijuga ini berpostur sedang sampai besar, bisa capai tinggi 50 mtr. berdiameter 1,6 -2,4 mtr.. Dengan banir/ akar papan yang tinggi dan tebal. Lantas papagan atau kulit kayu warna abu-abu jelas atau coklat pucat dengan bintil-bintil kecil, terkelupas sama sisik.

Kemampuan merbau di bawah ulin (kelas I-II), tetapi merbau tahan pada pengeroposan (kelas I). Merbau biasa dipakai dalam konstruksi berat seperti pembikinan balok-balok rumah, tiang dan bantalan konstruksi jembatan. Jenis kayu ini dapat digunakan untuk membikin kusen, pintu, jendela lantai parket, furniture dan ukir-pahatan.

4. Kayu Bacote

Kayu Bacote

Bacote sebagai pohon yang tumbuh subur di wilayah Meksiko dan Amerika selatan, bisa tumbuh dengan tinggi 30 mtr. berdiameter 1,5 mtr.. Jenis kayu ini lebih banyak dipakai sebagai furniture karena warna kayunya cukup unik seperti pola zebra.

Saat dibelah, kayu akan hasilkan semacam minyak. Walau bagaimanapun, proses pemrosesan kayu ini termasuk gampang dan minyak itu tidak menghalangi saat proses pengeleman. Malah, karena ada kandungan minyak itu, bacote tidak dicintai serangga terhitung rayap.

Karena ada kandungan minyak dan pola kayu yang unik menambahkan kesan-kesan terbatas dan mewah tiap dibuat jadi sebuah perlengkapan furniture. Selainnya jadi furniture, bacote kerap dipakai sebagai bahan pembikinan alat musik, pegangan senjata dan sisi dari kapal pesiar.

5. Purple Heart

Kayu Purple Heart

Peltogyne purpurea atau orang mengenalinya bernama purple heart, sebagai kayu yang komunitas aslinya ada di Kostarika, Panama, Meksiko dan beberapa Kolombia sampai Brazil selatan. Pohon ini bisa tumbuh dengan tinggi 50 mtr. berdiameter sampai satu 1/2 mtr..

Dinamakan purple heart karena saat tangkai pohon ini dipotong karena itu warna di dalamnya coklat keunguan, tetapi saat didiamkan cukup lama berwarna beralih menjadi ungu terong. Makin berusia dan terserang cahaya matahari, warna kayu ini jadi coklat dengan sedikit ungu.

Membuat purple heart jadi sebuah perlengkapan furniture gampang-gampang susah, karena kayunya hasilkan getah resin yang bisa menghalangi pemangkasan. Tetapi, hal tersebut sepadan lewat produk yang dibuat benar-benar tahan lama dan bagus. Jenis kayu ini lebih banyak diproses untuk membikin lantai, furniture dan lapisan furniture alat transportasi.

6. Pink Ivory

Kayu Pink Ivory

Selainnya di benua Amerika, di Afrika juga ada pohon yang bisa hasilkan kayu dengan warna eksentrik, yaitu pohon Umnini atau Umgoloty. Tetapi orang di luar Afrika memberikan nama pink ivory.

Meskipun dinamakan pink ivory yang maknanya merah muda, tetapi variasi pohon ini mempunyai warna merah tua sampai keungguan. Selainnya warna, kayu ini mempunyai ketahanan yang baik pada pembusukan. Disamping itu, pink ivory mempunyai kepadatan yang tinggi hingga termasuk kayu keras.

Pohonnya sendiri bisa tumbuh dengan tinggi 40 mtr.. Komunitas asli pohon ini berada di Afrika selatan, Mozambique dan Zimbabwe. Negara di atas berlakukan ijin yang ketat dalam penebangan pohon karena terhitung sangat jarang. Hingga beberapa pencarian kayu ini menjelaskannya lebih sangat jarang dari batu permata.

Harga untuk satu kg pink ivory sekitaran 600-800 ribu rupiah. Selainnya bagus bila dibikin furniture, jenis kayu ini banyak juga diproses untuk jadi tongkat biliard, pegang pisau dan ukir-pahatan mewah.

7. Dalbergia

Kayu Dalbergia

Dalbergia latifola atau dalam negeri dikenali bernama Sonokeling sebagai semacam pohon pemroduksi kayu keras dan cantik. Meskipun tidak sekuat ulin atau merbau, kualitas dalbergia dianggap dunia karena salah satunya jenis kayu ini hasilkan harum yang unik seperti wewangian bunga mawar saat dipotong. Jenis itu ialah Indian rosewood.

Tebaran pohon ini lumayan luas, mencakup Asia selatan, Beberapa Afrika, Madagaskar, Amerika tengah sampai selatan. Pohon ini sanggup tumbuh sampai ketinggian 40 mtr. berdiameter 1,5 mtr.. Seperti kayu keras yang lain, dalbergia berkekuatan kelas II dan keawetan kelas I.

Kayu ini biasa dipakai untuk membikin furniture, almari, dan bermacam perlengkapan dengan kualitas terbaik. Disamping itu, karena keringanan dalam memproses dalbergia, kayu ini lebih banyak dipakai dalam pembikinan ukir-pahatan mewah dan alat musik seperti gitar. Di pasar internasional, harga untuk satu kg dalbergia kualitas no satu dipandang 1,delapan juta rupiah.

8. Bubinga

Kayu Bubinga

Sebagai perajin alat musik dan furniture mewah, tentu kenal bernama kayu satu ini, Bubinga. Bubinga sering dipakai sebagai bahan khusus pembikinan alat musik seperti kecapi, bass dan drum, karena bisa menjaga suara yang bagus dan ketahanan yang lama.

Pohon ini mempunyai komunitas asli di wilayah khatulistiwa, terutamanya di Afrika. Pohon bubinga bisa tumbuh sampai 50 mtr. berdiameter 2 mtr.. Warna kayunya juga bervariatif, dimulai dari warna merah muda sampai coklat kemerahan dengan dialek garis-garis ungu atau hitam.

Saat ditebang, pada kayu bubinga akan keluar getah yang hendak keluarkan wewangian yang tidak lezat, tetapi wewangian ini akan lenyap sendirinya. Jenis kayu ini lebih banyak digunakan untuk furniture kualitas premium, lapisan kayu dan barang furniture mewah yang lain.

9. Tigerwood

Kayu Tigerwood

Jika kita mencari kayu yang bermotif sangat jarang seperti belangnya kulit harimau, karena itu cari tigerwood. Dapat disebut tigerwood ialah bintang dalam furniture, karenanya menggunakan perlengkapan dengan bahan kayu ini karena itu bisa menaikan gengsi seorang.

Keunggulan pada kayu ini yaitu bila kita potong dari pojok mana saja, serat kayu akan sama baiknya, oleh karena itu harga mahal. Karena itu jarang-jarang sekali sebuah furniture memakai jenis kayu ini secara utuh, tigerwood biasanya dipasarkan berbentuk lembar tipis.

Sebagai perbedaan, sebuah meja belajar dengan bahan kayu jati bernilai 2,lima juta bila dibikin berbahan tigerwood, meja belajar itu naik harga jadi 6-7 juta rupiah.

10. Kayu Ebony

Kayu Ebony

Selainnya Kalimantan dan Papua, di Sulawesi juga ada pohon yang hasilkan kayu berkualitas export, yaitu Ebony. Pohon bernama latin Diospyros celebica ini mempunyai variasi warna coklat hitam, kehitaman atau hitam belang-belang kemerahan.

Dalam perdagangan internasional kayu hitam sulawesi ini dikenali sebagai Macassar ebony, Coromandel ebony, Streaked ebony atau black ebony. Beberapa nama yang lain di Indonesia, diantaranya kayu itam, toetandu, sora, kayu lotong dan kayu maitong. Ebony termasuk kayu keras dengan berat jenis melewati air hingga tidak bisa mengapung.

Pohon yang bisa tumbuh sampai 40 mtr. dengan diamter 1 mtr. ini mempunyai kelas kemampuan dan keawetan no I. Ebony biasa diproses untuk membikin furniture mewah, seperti kursi, meja, almari. ukir-pahatan, patung, alat musik seperti gitar dan piano.

Sayang perkembangan komunitas pohon ini lamban, dan tingkat eksplorasi lumayan tinggi, sampai pucuknya di tahun 1973, pohon ini dieksepor sekitar 26 ribu mtr. kubik ke luar negeri. Untuk melindunginya, sekarang IUCN (instansi pengamat lingkungan PBB) memutuskan pohon ini pada kelompok rawan musnah dan diproteksi.

11. Kayu Cendana

Kayu Cendana

Orang luar mengatakan Sandalwood. Cendana termasuk kayu keras dengan struktur lembut, mempunyai warna kekuningan dan keluarkan wewangian harum yang unik. Kabarnya wewangian harum yang dikeluarkan kayu cendana sanggup bertahan sampai beberapa ratus tahun. Tidak ada jenis kayu beraroma yang lain mampu menandinginya.

Saat berkecambah, pohon yang mempunyai nama ilmiah Santalum album ini membutuhkan pohon inang untuk memberikan dukungan perkembangannya, karena perakarannya masih kurang kuat, hingga cendana sulit untuk dikembangbiakan. Karena argumen itu persedian kayu ini dipasaran langka dan membuat harga membumbung tinggi.

Sebagai info, harga pasar di tanah air, harga per kilogramnya ialah 1 juta rupiah, tetapi apabila sudah capai luar negeri dapat capai 25 juta rupiah untuk kayu cendana dengan kualitas no satu.

Secara exclusive, cendana dibuat jadi furniture mewah, aksesori, ukir-pahatan, kombinasi minyak wangi, bahan balsem, dan bahan dupa. Tetapi untuk sekarang ini, cendana kerap diproses untuk diambil minyaknya karena dipercayai banyak memiliki manfaat untuk kesehatan badan.

12. Lignum vitae

kayu Lignum vitae

Secara harfiah, Lignum vitae memiliki arti pohon kehidupan. Tangkai pohon ini bisa tumbuh dengan tinggi 10 mtr. dengan kerapatan molekul tinggi sekali, hingga kayunya memiliki sifat keras, kuat dan tahan lama. Kayu ini termasuk kayu besi karena mempunyai periode jenis di atas air. Karena detail itu, Lignum vitae dikukuhkan sebagai kayu terkeras di dunia.

Saat jaman peperangan, kayu ini dipakai untuk membikin dudukan mortar dan persenjatan. Tetapi saat ini lebih banyak diproses untuk pembikinan perlengkapan olahraga, lantai rumah, dan ukir-pahatan mewah. Saat dibelah, kayu ini warna zaitun sampai coklat kehijauan. Struktur kayunya juga berminyak, hingga tanpa divernis juga, furniture yang dibuat dari pohon ini akan hasilkan perlengkapan berkualitas tinggi.

Demikian 12 jenis kayu terbaik untuk kepentingan furniture, mudah-mudahan info ini kali menambahkan khazanah wacana kita semua.